Cara Cepat Membuat Laporan Keuangan

Share this article:

Dalam sebuah bisnis laporan keuangan sangatlah vital. Tentunya laporan keuangan juga harus selalu update dan cepat diselesaikan agar perkembangan bisnis terlihat. Inilah cara-cara yang harus kamu ikuti dalam membuat laporan keuangan.

sumber gambar: drawkit.io

1. Mengumpulkan Bukti Transaksi

Mulailah dengan mengumpulkan bukti-bukti transaksi. Bukti transaksi dapat berupa nota, kuitansi, surat jalan, bukti transfer, dan lain sebagainya. Baik transaksi pembelian, penjualan, pengeluaran kas ataupun bank, harus disertai dengan bukti yang valid. Hal ini untuk memastikan bahwa laporan keuangan dapat dipercaya. Selain itu juga dapat dibuktikan untuk melakukan cross-cek atau audit laporan keuangan nantinya.

2. Buat Jurnal Entri

Dari masing-masing bukti transaksi yang didapat, perlu dibuat jurnal entri. Pastikan kamu telah mencatat pada akun yang sesuai, nominal telah sesuai, posisi debit dan kredit telah sesuai, tanggal telah sesuai, serta dilengkapi dengan label atau keterangan yang akan memudahkan kamu untuk mengecek kembali jurnal entri tersebut. Kamu dapat menuliskan nomor bukti transaksi sebagai keterangan jurnal entri.

3. Buat Buku Besar

Buku besar berisikan rincian dari tiap-tiap akun yang ada. Sehingga kamu dapat melihat jurnal entri apa saja yang telah kamu buat untuk suatu akun tersebut. Kamu juga dapat membuat buku besar pembantu piutang dan hutang. Buku besar pembantu ini akan memudahkan kamu dalam melihat pergerakan piutang dan hutang untuk setiap nama customer atau supplier.

4. Buat Neraca Saldo

Neraca saldo adalah ringkasan saldo dari semua akun yang ada. Dari neraca saldo, kamu dapat melihat apakah debit dan kredit dari seluruh akun telah seimbang.

5. Buat Jurnal Penyesuaian

Jurnal penyesuaian biasa dibuat untuk hal-hal seperti penyusutan aktiva tetap, asuransi dibayar dimuka, pendapatan diterima dimuka, dan hal lain yang membutuhkan jurnal penyesuaian. 

6. Buat Neraca Lajur

Jika neraca saldo dan jurnal penyesuaian sudah selesai, langkah selanjutnya adalah membuat neraca lajur. Kolom yang ada di neraca lajur antara lain saldo akun pada neraca saldo, penyesuaian, dan saldo akun setelah penyesuaian. Pada neraca lajur juga akan dibagi akun mana yang akan ditampilkan pada laporan laba rugi dan akun mana yang akan ditampilkan pada neraca.

7. Buat Laporan Keuangan

Setelah semua akun diketahui saldo akhirnya, langkah berikutnya adalah menyusun laporan keuangan. Pastikan akun-akun aktiva, passiva, dan modal ditulis pada Neraca. Dan akun-akun pendapatan serta beban ditulis pada Laba Rugi.
Wah cukup banyak yang perlu dilakukan ya untuk membuat sebuah laporan keuangan. Lalu bagaimana caranya supaya bisa cepat? Kamu bisa memakai software ERP yang siap pakai di dalam operasional sehari-hari kamu. Seperti Odoo. Dengan Odoo, kamu cukup melakukan langkah 1 saja. Langkah 2 hingga 7 akan otomatis dibuat oleh Odoo. Laporan keuangan bisa dilihat langsung real-time, tepat setelah kamu input transaksi di Odoo. Penasaran? Kamu bisa coba free trial Odoo di Odoo.com! Selamat mencoba, Teman-teman!

Bisnis hebatmu dimulai hari ini. Siapkah Anda?
TRENDING NEWS

32

Share this article:

SUBSCRIBE FOR NEWS

For updates and exclusive offers,
enter your e-mail below.