Langkah-Langkah Instalasi dan Membuat Project Baru dengan Flutter

Share this article:

Apa Saja yang Perlu Disiapkan?

Sebelum memulai instalasi Flutter sebagai framework yang akan digunakan untuk membangun aplikasi, tentunya Anda harus mempersiapkan kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan untuk development aplikasi mobile, khususnya untuk Flutter. Berikut kebutuhan development mobile app dengan Flutter:

Perangkat Keras
  1. Komputer
    Untuk melakukan coding, tentu saja Anda memerlukan sebuah komputer, baik desktop maupun notebook. Anda dapat menggunakan sistem operasi pilihan Anda seperti Windows, MacOS, atau Linux. Namun jika Anda berniat untuk membangun aplikasi iOS, maka Anda perlu menggunakan MacOS.
  2. Ponsel
    Ponsel digunakan untuk keperluan debug & testing aplikasi Android maupun iOS. Ini dapat berupa ponsel fisik yang Anda gunakan, ataupun emulator pada komputer. Versi sistem operasi yang variatif lebih bagus untuk kebutuhan testing kompatibilitas. Pastikan tersedia kabel USB untuk menghubungkan ponsel ke laptop, serta aktifkan Developer Mode.
Perangkat Lunak
  1. Android Studio
    Install Android Studio versi terbaru untuk dependensi platform Android. Android Studio versi terbaru dapat diunduh melalui https://developer.android.com/studio.
  2. Visual Studio Code
    Install Visual Studio Code versi terbaru sebagai code editor yang digunakan. Pastikan untuk meng-install extension Flutter. Anda dapat mengunduh Visual Studio Code versi terbaru di https://code.visualstudio.com/download.
  3. Git SCM
    Git diperlukan untuk melakukan versioning control terhadap project yang akan Anda buat. Selain itu, Git juga dibutuhkan untuk memperoleh Flutter SDK terbaru. GIt SCM dapat diunduh melalui link berikut https://git-scm.com/downloads.

Instalasi Flutter

Setelah semua kebutuhan di atas terpenuhi, yang perlu Anda lakukan selanjutnya tentu saja melakukan instalasi Flutter sebagai framework yang akan digunakan. Berikut langkah-langkah instalasi Flutter:

  1. Buka situs https://flutter.dev/docs/get-started/install. Anda pun langsung disuguhkan pilihan sistem operasi untuk lanjut ke tahap instalasi. Pilihlah sistem operasi komputer yang Anda gunakan.
  2. Setelah itu, Anda dapat mendapatkan Flutter SDK untuk sistem operasi komputer Anda. Terdapat dua buah cara untuk mendapatkan Flutter SDK, yaitu dengan mengunduh langsung, atau dengan melakukan git clone. Letakkan folder Flutter SDK di folder yang tidak dibatasi oleh permission, misalnya di C:\src.
  3. Setelah itu, tambahkan environment variable di bagian User variables, edit atau tambahkan entry dengan nama Path, masukkan path yang menuju folder flutter\bin.
  4. Untuk mengecek jika flutter telah bekerja, jalankan perintah berikut di command prompt atau terminal:
    flutter doctor
  5. Setelah flutter bekerja, jalankan upgrade di command prompt atau terminal untuk memeriksa versi terbaru:
    flutter upgrade

Selamat! Flutter telah terinstall pada komputer dan Anda pun telah siap untuk memulai membuat project baru dengan Flutter.

Setup Project Baru

  1. Minta dibuatkan repo baru untuk project tersebut, lalu clone repo, sebagai contoh:
    git clone https://[email protected]/nurosoftapp/project_baru.git
  2. Buat project flutter baru dengan perintah:
    flutter create --org id.nurosoft project_baru
    Maka akan menghasilkan project baru dengan package name id.nurosoft.project_baru
  3. Buka folder project tersebut di Visual Studio Code
  4. Untuk memastikan bahwa pembuatan project berhasil, hubungkan ponsel ke laptop dengan kabel USB, lalu tekan F5 di Visual Studio Code, maka akan dijalankan project awal Flutter dengan tampilan seperti berikut:

  5. Flutter memiliki fitur hot reload yang berarti setiap perubahan pada code akan langsung ditampilkan pada layar ponsel ketika melakukan debug.
  6. Untuk stop debugging, tekan icon stop di pojok kanan atas Visual Studio Code.

Demikianlah langkah-langkah melakukan instalasi Flutter, membuat project baru, hingga melakukan debugging aplikasi.

Tak dapat dipungkiri bahwa Flutter merupakan sebuah framework pengembangan aplikasi multi-platform dari Google yang terbilang baru dan fenomenal. Flutter menawarkan cara pengembangan aplikasi untuk berbagai macam perangkat dan sistem operasi yang memiliki performa native dengan frame rate yang tinggi.

Hal ini memungkinkan karena produk aplikasi yang dihasilkan oleh Flutter bukanlah aplikasi hybrid yang berbasis web yang mana ditampilkan dengan web viewer dan memiliki sifat-sifat layaknya sebuah web application, melainkan aplikasi dengan native code sehingga berjalan layaknya aplikasi asli untuk tiap-tiap perangkat dan sistem operasi yang dituju.

Bisnis hebatmu dimulai hari ini. Siapkah Anda?
TRENDING NEWS

30

Share this article:

SUBSCRIBE FOR NEWS

For updates and exclusive offers,
enter your e-mail below.