{"id":2055,"date":"2024-09-13T04:02:03","date_gmt":"2024-09-13T04:02:03","guid":{"rendered":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/?p=2055"},"modified":"2025-12-21T06:14:04","modified_gmt":"2025-12-21T06:14:04","slug":"apa-itu-static-testing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/apa-itu-static-testing\/","title":{"rendered":"Apa Itu Static Testing? Pengertian, Manfaat, dan Cara Kerjanya dalam Pengujian Software"},"content":{"rendered":"<p>Pengujian perangkat lunak atau software testing adalah bagian krusial dari siklus pengembangan software. Salah satu metode yang sering digunakan untuk memastikan kualitas software adalah <strong>Static Testing<\/strong>. Berbeda dengan pengujian dinamis yang melibatkan eksekusi program, Static Testing dilakukan tanpa menjalankan kode sama sekali. Ini memberikan kelebihan unik yang dapat membantu menemukan kesalahan sejak awal pengembangan, bahkan sebelum kode diintegrasikan atau diuji secara keseluruhan. Artikel ini akan membahas secara mendalam apa itu Static Testing, bagaimana cara kerjanya, keunggulannya, serta kapan sebaiknya metode ini diterapkan dalam proses <a href=\"http:\/\/nurosoft.id\/software-development\">pengembangan software<\/a>.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2062\" src=\"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/person-with-paraplegia-server-hub-workplace-doing-inspection-electronics_11zon-scaled.jpg\" alt=\"apa-itu-static-testing\" width=\"2560\" height=\"1440\" srcset=\"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/person-with-paraplegia-server-hub-workplace-doing-inspection-electronics_11zon-scaled.jpg 2560w, https:\/\/nurosoft.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/person-with-paraplegia-server-hub-workplace-doing-inspection-electronics_11zon-300x169.jpg 300w, https:\/\/nurosoft.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/person-with-paraplegia-server-hub-workplace-doing-inspection-electronics_11zon-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/nurosoft.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/person-with-paraplegia-server-hub-workplace-doing-inspection-electronics_11zon-768x432.jpg 768w, https:\/\/nurosoft.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/person-with-paraplegia-server-hub-workplace-doing-inspection-electronics_11zon-1536x864.jpg 1536w, https:\/\/nurosoft.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/person-with-paraplegia-server-hub-workplace-doing-inspection-electronics_11zon-2048x1152.jpg 2048w, https:\/\/nurosoft.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/person-with-paraplegia-server-hub-workplace-doing-inspection-electronics_11zon-1568x882.jpg 1568w\" sizes=\"auto, (max-width: 2560px) 100vw, 2560px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_85 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-transparent ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/apa-itu-static-testing\/#Apa_Itu_Static_Testing\" >Apa Itu Static Testing?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/apa-itu-static-testing\/#Cara_Kerja_Static_Testing\" >Cara Kerja Static Testing<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/apa-itu-static-testing\/#Kelebihan_Static_Testing\" >Kelebihan Static Testing<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/apa-itu-static-testing\/#Kekurangan_Static_Testing\" >Kekurangan Static Testing<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/apa-itu-static-testing\/#Perbedaan_Static_Testing_dan_Dynamic_Testing\" >Perbedaan Static Testing dan Dynamic Testing<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/apa-itu-static-testing\/#Jenis-Jenis_Static_Testing\" >Jenis-Jenis Static Testing<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/apa-itu-static-testing\/#Kapan_Menggunakan_Static_Testing\" >Kapan Menggunakan Static Testing?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/apa-itu-static-testing\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Static_Testing\"><\/span><strong>Apa Itu Static Testing?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Static Testing adalah metode pengujian perangkat lunak yang berfokus pada analisis kode sumber, dokumentasi, dan arsitektur tanpa menjalankan program. Dengan kata lain, Static Testing dilakukan pada level non-eksekusi, seperti meninjau dokumen desain, spesifikasi, atau bahkan kode sumber yang belum di-compile atau dijalankan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Metode ini sangat penting untuk mendeteksi kesalahan logika, inkonsistensi desain, dan potensi bug dalam kode sebelum perangkat lunak dijalankan. Static Testing sering kali dilakukan selama fase awal pengembangan perangkat lunak, sehingga dapat memperbaiki masalah lebih cepat dan dengan biaya yang lebih rendah.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Kerja_Static_Testing\"><\/span><strong>Cara Kerja Static Testing<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Static Testing dilakukan dengan memeriksa artefak software seperti kode sumber, dokumen, atau diagram tanpa perlu menjalankan aplikasi. Berikut beberapa pendekatan utama dalam Static Testing:<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Review Manual<\/strong><br \/>\nPenguji, yang bisa berupa pengembang atau analis, meninjau kode atau dokumentasi secara manual untuk menemukan kesalahan atau potensi masalah. Ini biasanya dilakukan dalam tim untuk menghindari bias individu.<\/li>\n<li><strong>Walkthrough<\/strong><br \/>\nProses ini melibatkan pertemuan di mana pengembang atau pemilik kode memperlihatkan logika dan arsitektur dari bagian kode kepada anggota tim lain untuk didiskusikan dan ditinjau. Tujuannya adalah untuk menemukan kesalahan atau meningkatkan kualitas kode sebelum diterapkan lebih lanjut.<\/li>\n<li><strong>Inspeksi<\/strong><br \/>\nInspeksi adalah metode formal di mana tim review menganalisis dokumen teknis atau kode dengan aturan yang ketat. Setiap anggota tim memberikan umpan balik secara detail untuk memastikan bahwa kode sudah sesuai standar.<\/li>\n<li><strong>Analisis Statis Otomatis<\/strong><br \/>\nDalam metode ini, perangkat lunak khusus digunakan untuk menganalisis kode secara otomatis. Alat ini memeriksa potensi bug, kerentanan keamanan, atau kode yang tidak efisien. Hasil dari analisis ini kemudian dievaluasi oleh tim pengembang.<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kelebihan_Static_Testing\"><\/span><strong>Kelebihan Static Testing<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ada banyak keuntungan yang membuat Static Testing menjadi metode penting dalam pengujian perangkat lunak. Berikut beberapa di antaranya:<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Identifikasi Bug Dini<\/strong><br \/>\nStatic Testing memungkinkan deteksi bug dan kesalahan sejak tahap awal pengembangan. Dengan menemukan masalah lebih awal, biaya perbaikan menjadi lebih rendah karena tidak perlu menunggu sampai tahap pengujian dinamis atau setelah software dirilis.<\/li>\n<li><strong>Meningkatkan Kualitas Kode<\/strong><br \/>\nKarena Static Testing berfokus pada tinjauan kode dan dokumentasi, ini membantu meningkatkan kualitas kode dari sisi struktur dan logika. Setiap inkonsistensi atau kesalahan dalam desain bisa diidentifikasi dan diperbaiki sebelum program dijalankan.<\/li>\n<li><strong>Keamanan yang Lebih Baik<\/strong><br \/>\nDengan menggunakan alat analisis statis, celah keamanan bisa ditemukan sebelum kode diintegrasikan atau di-deploy. Ini mengurangi risiko keamanan dan memastikan bahwa kode yang diproduksi sudah bebas dari kerentanan.<\/li>\n<li><strong>Mengurangi Waktu Pengujian Dinamis<\/strong><br \/>\nKarena banyak masalah sudah diidentifikasi melalui Static Testing, beban pengujian dinamis bisa berkurang. Hal ini juga mengurangi risiko penemuan bug pada tahap akhir pengembangan, yang biasanya memerlukan lebih banyak waktu dan biaya untuk diperbaiki.<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kekurangan_Static_Testing\"><\/span><strong>Kekurangan Static Testing<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Meski memiliki banyak manfaat, Static Testing juga memiliki beberapa kelemahan yang perlu dipertimbangkan:<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Tidak Menemukan Bug Eksekusi<\/strong><br \/>\nStatic Testing hanya mampu mengidentifikasi kesalahan pada tingkat kode dan desain, tetapi tidak bisa mendeteksi bug yang muncul saat program dijalankan. Untuk itu, pengujian dinamis tetap diperlukan untuk mengevaluasi bagaimana program berfungsi dalam kondisi nyata.<\/li>\n<li><strong>Bergantung pada Keterampilan Reviewer<\/strong><br \/>\nEfektivitas Static Testing sangat bergantung pada keterampilan dan pengalaman tim penguji. Jika reviewer kurang berpengalaman atau tidak teliti, mereka bisa melewatkan kesalahan penting dalam kode atau desain.<\/li>\n<li><strong>Memerlukan Waktu dan Sumber Daya<\/strong><br \/>\nReview manual dan inspeksi bisa memakan waktu dan membutuhkan partisipasi tim yang berpengalaman. Ini bisa menjadi tantangan bagi proyek dengan tenggat waktu yang ketat atau sumber daya yang terbatas.<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_Static_Testing_dan_Dynamic_Testing\"><\/span><strong>Perbedaan Static Testing dan Dynamic Testing<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Static Testing sering dibandingkan dengan <strong>Dynamic Testing<\/strong>, metode pengujian lain yang memerlukan eksekusi kode. Berikut adalah perbandingan singkat antara keduanya:<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th>Aspek<\/th>\n<th>Static Testing<\/th>\n<th>Dynamic Testing<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Eksekusi Kode<\/td>\n<td>Tidak<\/td>\n<td>Ya<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Jenis Bug<\/td>\n<td>Kesalahan logika, desain, keamanan<\/td>\n<td>Bug runtime, kinerja, fungsionalitas<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Tahap Pengujian<\/td>\n<td>Tahap awal pengembangan<\/td>\n<td>Setelah software diintegrasikan<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Alat Pendukung<\/td>\n<td>Alat analisis statis, review manual<\/td>\n<td>Alat pengujian otomatis, debugger<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Efisiensi Waktu<\/td>\n<td>Mengurangi bug di awal<\/td>\n<td>Mendeteksi bug saat aplikasi dijalankan<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis-Jenis_Static_Testing\"><\/span><strong>Jenis-Jenis Static Testing<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ada beberapa jenis Static Testing yang sering diterapkan dalam siklus pengembangan perangkat lunak:<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Code Review<\/strong><br \/>\nIni adalah bentuk dasar dari Static Testing, di mana kode ditinjau secara manual oleh tim pengembang atau tester. Tujuannya adalah untuk menemukan kesalahan dalam sintaks, logika, atau desain sebelum kode dikompilasi atau dijalankan.<\/li>\n<li><strong>Static Code Analysis<\/strong><br \/>\nIni adalah metode yang menggunakan alat analisis untuk memindai kode dan mencari potensi bug atau kerentanan keamanan. Alat ini bekerja tanpa menjalankan kode dan dapat secara otomatis menghasilkan laporan tentang masalah yang ditemukan.<\/li>\n<li><strong>Formal Inspections<\/strong><br \/>\nInspeksi formal melibatkan tinjauan terstruktur terhadap dokumen atau kode dengan prosedur dan aturan yang ketat. Setiap elemen diperiksa untuk memastikan bahwa kode sesuai dengan standar dan pedoman yang ditetapkan.<\/li>\n<li><strong>Walkthrough<\/strong><br \/>\nWalkthrough adalah bentuk diskusi informal di mana pengembang mempresentasikan bagian dari kode atau desain kepada tim, yang kemudian memberikan umpan balik. Ini adalah cara yang baik untuk berbagi pengetahuan dan menemukan potensi masalah secara kolaboratif.<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kapan_Menggunakan_Static_Testing\"><\/span><strong>Kapan Menggunakan Static Testing?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Static Testing sebaiknya dilakukan pada tahap awal pengembangan perangkat lunak, saat kode atau desain masih dalam tahap pembuatan. Berikut beberapa situasi di mana Static Testing sangat bermanfaat:<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Pengembangan Kode Awal<\/strong><br \/>\nSaat kode pertama kali ditulis, Static Testing bisa dilakukan untuk memeriksa struktur dan logikanya sebelum software benar-benar dijalankan.<\/li>\n<li><strong>Pengujian Keamanan<\/strong><br \/>\nStatic Testing sangat efektif untuk menemukan potensi celah keamanan pada tahap awal, terutama jika digunakan alat analisis kode statis yang fokus pada aspek keamanan.<\/li>\n<li><strong>Tinjauan Dokumen dan Desain<\/strong><br \/>\nSaat dokumen desain, spesifikasi, atau diagram arsitektur perangkat lunak selesai dibuat, Static Testing bisa dilakukan untuk memastikan bahwa tidak ada kesalahan atau inkonsistensi sebelum implementasi dimulai.<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span><strong>Kesimpulan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Static Testing adalah metode pengujian perangkat lunak yang efektif untuk menemukan kesalahan sejak tahap awal pengembangan. Dengan meninjau kode, dokumen, dan desain tanpa menjalankan program, penguji bisa mengidentifikasi bug logika, kesalahan desain, dan potensi kerentanan keamanan. Meskipun tidak dapat menggantikan pengujian dinamis, Static Testing memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas perangkat lunak secara keseluruhan dan mengurangi risiko bug pada tahap akhir pengembangan. Metode ini ideal untuk diterapkan di awal proyek, terutama untuk aplikasi yang kompleks dan membutuhkan kualitas kode yang tinggi.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengujian perangkat lunak atau software testing adalah bagian krusial dari siklus pengembangan software. Salah satu metode yang sering digunakan untuk memastikan kualitas software adalah Static Testing. Berbeda dengan pengujian dinamis yang melibatkan eksekusi program, Static Testing dilakukan tanpa menjalankan kode sama sekali. Ini memberikan kelebihan unik yang dapat membantu menemukan kesalahan sejak awal pengembangan, bahkan&hellip; <a class=\"more-link\" href=\"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/apa-itu-static-testing\/\">Continue reading <span class=\"screen-reader-text\">Apa Itu Static Testing? Pengertian, Manfaat, dan Cara Kerjanya dalam Pengujian Software<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[25,24],"class_list":["post-2055","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-software","tag-business","tag-nurosoft","entry"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Apa Itu Static Testing? Pengertian dalam Software Development<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa itu Static Testing? Merupakan metode pengujian perangkat lunak yang dilakukan tanpa eksekusi kode. Pelajari cara kerjanya disini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/apa-itu-static-testing\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa Itu Static Testing? Pengertian dalam Software Development\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa itu Static Testing? Merupakan metode pengujian perangkat lunak yang dilakukan tanpa eksekusi kode. Pelajari cara kerjanya disini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/apa-itu-static-testing\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Nurosoft Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/nurosoft\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-09-13T04:02:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-12-21T06:14:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/person-with-paraplegia-server-hub-workplace-doing-inspection-electronics_11zon-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1440\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"M. Nur Khabibulloh\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"M. Nur Khabibulloh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nurosoft.id\\\/blog\\\/apa-itu-static-testing\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nurosoft.id\\\/blog\\\/apa-itu-static-testing\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"M. Nur Khabibulloh\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nurosoft.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/9d20aa3d2a752ebcedfcccfaa037dfd0\"},\"headline\":\"Apa Itu Static Testing? Pengertian, Manfaat, dan Cara Kerjanya dalam Pengujian Software\",\"datePublished\":\"2024-09-13T04:02:03+00:00\",\"dateModified\":\"2025-12-21T06:14:04+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nurosoft.id\\\/blog\\\/apa-itu-static-testing\\\/\"},\"wordCount\":1077,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nurosoft.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nurosoft.id\\\/blog\\\/apa-itu-static-testing\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nurosoft.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/09\\\/person-with-paraplegia-server-hub-workplace-doing-inspection-electronics_11zon-scaled.jpg\",\"keywords\":[\"Business\",\"Nurosoft\"],\"articleSection\":[\"Software\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nurosoft.id\\\/blog\\\/apa-itu-static-testing\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nurosoft.id\\\/blog\\\/apa-itu-static-testing\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nurosoft.id\\\/blog\\\/apa-itu-static-testing\\\/\",\"name\":\"Apa Itu Static Testing? Pengertian dalam Software Development\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nurosoft.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nurosoft.id\\\/blog\\\/apa-itu-static-testing\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nurosoft.id\\\/blog\\\/apa-itu-static-testing\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nurosoft.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/09\\\/person-with-paraplegia-server-hub-workplace-doing-inspection-electronics_11zon-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2024-09-13T04:02:03+00:00\",\"dateModified\":\"2025-12-21T06:14:04+00:00\",\"description\":\"Apa itu Static Testing? Merupakan metode pengujian perangkat lunak yang dilakukan tanpa eksekusi kode. Pelajari cara kerjanya disini.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nurosoft.id\\\/blog\\\/apa-itu-static-testing\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nurosoft.id\\\/blog\\\/apa-itu-static-testing\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nurosoft.id\\\/blog\\\/apa-itu-static-testing\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nurosoft.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/09\\\/person-with-paraplegia-server-hub-workplace-doing-inspection-electronics_11zon-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nurosoft.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/09\\\/person-with-paraplegia-server-hub-workplace-doing-inspection-electronics_11zon-scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1440,\"caption\":\"apa-itu-static-testing\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nurosoft.id\\\/blog\\\/apa-itu-static-testing\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/nurosoft.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa Itu Static Testing? Pengertian, Manfaat, dan Cara Kerjanya dalam Pengujian Software\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nurosoft.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nurosoft.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Artikel Seputar Teknologi Informasi, Software, dan Bisnis | Nurosoft\",\"description\":\"Find out anything you want to know about Nurosoft\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nurosoft.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/nurosoft.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nurosoft.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Nurosoft\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nurosoft.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nurosoft.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nurosoft.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nurosoft.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/logo.png\",\"width\":1000,\"height\":165,\"caption\":\"Nurosoft\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nurosoft.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/nurosoft\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/nurosoft\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/nurosoft\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nurosoft.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/9d20aa3d2a752ebcedfcccfaa037dfd0\",\"name\":\"M. Nur Khabibulloh\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nurosoft.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/bff36e2a83a25947b784f116bb4f2f3e.jpg?ver=1780995653\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nurosoft.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/bff36e2a83a25947b784f116bb4f2f3e.jpg?ver=1780995653\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nurosoft.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/bff36e2a83a25947b784f116bb4f2f3e.jpg?ver=1780995653\",\"caption\":\"M. Nur Khabibulloh\"},\"description\":\"Mukhammad Nur Khabibulloh adalah seorang profesional digital marketer berpengalaman lebih dari 5 Tahun. Memiliki ketertarikan dalam menulis dengan pembahasan bisnis, teknologi, ERP, HR, transformasi bisnis, Software, SEO, Digital marketing.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nurosoft.id\\\/blog\\\/author\\\/khabib\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa Itu Static Testing? Pengertian dalam Software Development","description":"Apa itu Static Testing? Merupakan metode pengujian perangkat lunak yang dilakukan tanpa eksekusi kode. Pelajari cara kerjanya disini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/apa-itu-static-testing\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Apa Itu Static Testing? Pengertian dalam Software Development","og_description":"Apa itu Static Testing? Merupakan metode pengujian perangkat lunak yang dilakukan tanpa eksekusi kode. Pelajari cara kerjanya disini.","og_url":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/apa-itu-static-testing\/","og_site_name":"Nurosoft Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/nurosoft\/","article_published_time":"2024-09-13T04:02:03+00:00","article_modified_time":"2025-12-21T06:14:04+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1440,"url":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/person-with-paraplegia-server-hub-workplace-doing-inspection-electronics_11zon-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"M. Nur Khabibulloh","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"M. Nur Khabibulloh","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/apa-itu-static-testing\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/apa-itu-static-testing\/"},"author":{"name":"M. Nur Khabibulloh","@id":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/#\/schema\/person\/9d20aa3d2a752ebcedfcccfaa037dfd0"},"headline":"Apa Itu Static Testing? Pengertian, Manfaat, dan Cara Kerjanya dalam Pengujian Software","datePublished":"2024-09-13T04:02:03+00:00","dateModified":"2025-12-21T06:14:04+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/apa-itu-static-testing\/"},"wordCount":1077,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/apa-itu-static-testing\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/person-with-paraplegia-server-hub-workplace-doing-inspection-electronics_11zon-scaled.jpg","keywords":["Business","Nurosoft"],"articleSection":["Software"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/nurosoft.id\/blog\/apa-itu-static-testing\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/apa-itu-static-testing\/","url":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/apa-itu-static-testing\/","name":"Apa Itu Static Testing? Pengertian dalam Software Development","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/apa-itu-static-testing\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/apa-itu-static-testing\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/person-with-paraplegia-server-hub-workplace-doing-inspection-electronics_11zon-scaled.jpg","datePublished":"2024-09-13T04:02:03+00:00","dateModified":"2025-12-21T06:14:04+00:00","description":"Apa itu Static Testing? Merupakan metode pengujian perangkat lunak yang dilakukan tanpa eksekusi kode. Pelajari cara kerjanya disini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/apa-itu-static-testing\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/nurosoft.id\/blog\/apa-itu-static-testing\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/apa-itu-static-testing\/#primaryimage","url":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/person-with-paraplegia-server-hub-workplace-doing-inspection-electronics_11zon-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/person-with-paraplegia-server-hub-workplace-doing-inspection-electronics_11zon-scaled.jpg","width":2560,"height":1440,"caption":"apa-itu-static-testing"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/apa-itu-static-testing\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa Itu Static Testing? Pengertian, Manfaat, dan Cara Kerjanya dalam Pengujian Software"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/","name":"Artikel Seputar Teknologi Informasi, Software, dan Bisnis | Nurosoft","description":"Find out anything you want to know about Nurosoft","publisher":{"@id":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/#organization","name":"Nurosoft","url":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/logo.png","contentUrl":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/logo.png","width":1000,"height":165,"caption":"Nurosoft"},"image":{"@id":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/nurosoft\/","https:\/\/www.instagram.com\/nurosoft\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/nurosoft\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/#\/schema\/person\/9d20aa3d2a752ebcedfcccfaa037dfd0","name":"M. Nur Khabibulloh","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/bff36e2a83a25947b784f116bb4f2f3e.jpg?ver=1780995653","url":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/bff36e2a83a25947b784f116bb4f2f3e.jpg?ver=1780995653","contentUrl":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/bff36e2a83a25947b784f116bb4f2f3e.jpg?ver=1780995653","caption":"M. Nur Khabibulloh"},"description":"Mukhammad Nur Khabibulloh adalah seorang profesional digital marketer berpengalaman lebih dari 5 Tahun. Memiliki ketertarikan dalam menulis dengan pembahasan bisnis, teknologi, ERP, HR, transformasi bisnis, Software, SEO, Digital marketing.","url":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/author\/khabib\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2055","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2055"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2055\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3813,"href":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2055\/revisions\/3813"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2055"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2055"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nurosoft.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2055"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}